<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0">
  <channel>
    <title>Hypnotis.Net</title>
    <link>http://hypnotis.net/</link>
    <description></description>
    <language>en-us</language>           
    <generator>Nucleus CMS v3.24</generator>
    <copyright>Â©</copyright>             
    <category>Weblog</category>
    <docs>http://backend.userland.com/rss</docs>
    <image>
      <url>http://hypnotis.net//nucleus/nucleus2.gif</url>
      <title>Hypnotis.Net</title>
      <link>http://hypnotis.net/</link>
    </image>
    <item>
 <title>JADWAL PELATIHAN - JUNI</title>
 <link>http://hypnotis.net/index.php?itemid=9</link>
<description><![CDATA[PELATIHAN FUNDAMENTAL HYPNOSIS<br />
<br />
Hari        : Sabtu<br />
Tgl          : 21 Juni 2008<br />
Tempat   : Hotel Laras Asri Salatiga<br />
Investasi : Rp 1.000.000]]></description>
 <category>HALAMAN DEPAN</category>
<comments>http://hypnotis.net/index.php?itemid=9</comments>
 <pubDate>Thu, 29 May 2008 19:43:41 -0600</pubDate>
</item><item>
 <title>Hipnosis, Tepis Rasa Gugup Jelang Ujian</title>
 <link>http://hypnotis.net/index.php?itemid=8</link>
<description><![CDATA[HARFIN, siswa kelas XII IPS SMU Kartika Banyubiru Kabupaten Semarang mendadak lupa dengan namanya sendiri. Tatkala teman-temannya bertanya siapa namanya, dia nampak bingung. Mulutnya ingin menyampaikan sesuatu, tetapi suaranya tidak keluar. Rahangnya juga terlihat kelu, karena tak mampu mendorong suara keluar dari bibir. <br />
<br />
Ini salah satu penggalan fragmen Classical Hypnosis yang dilakukan R Budi Sarwono, seorang motivator pendidikan. Kepada siswa-siswi SMU Kartika Banyubiru, baru-baru ini, ia memberikan semangat dan trik menghadapi ujian nasional agar tidak gugup. <br />
<br />
<a href="http://suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&amp;id_beritacetak=2797">Read more</a><div class="leftbox"></div>]]></description>
 <category>KUMPULAN ARTIKEL</category>
<comments>http://hypnotis.net/index.php?itemid=8</comments>
 <pubDate>Mon, 5 May 2008 00:22:10 -0600</pubDate>
</item><item>
 <title>SILANG YANG BENAR</title>
 <link>http://hypnotis.net/index.php?itemid=6</link>
<description><![CDATA[Di milis alumni MindFocus beredar wacana bagus, bagaimana para pejabat negara (khususnya DPR) bisa turut mengalami suasana ikhlas seperti yang  kita rasakan. Ada kerinduan yang dalam di surat itu akan kehidupan bernegara yang lebih baik. Gayung terus bersambut, kawan lain menyarankan supaya para alumni MF saja yang mencalonkan menjadi anggota DPR. Toh hasil akhirnya sama. Dua surat itu sepakat bahwa negara ini musti dikelola dengan ikhlasSaya ingin menyoroti wacana itu dari dimensi pendidikan di Indonesia. Sudah sejak lama kita diajari oleh Bapak/Ibu guru untuk menyilang hal yang benar. ”Berilah tanda silang pada jawaban yang benar”, begitulah pendidikan pasca th 70an  mengajari para peserta didiknya. Perintah itu mengandaikan perintah yang lain ”Tolong yang salah dibiarkan saja”. Dan itulah yang terjadi di masyarakat kita saat ini. Banyak hal yang salah dibiarkan begitu saja berlalu.<br />
<br />
So, kalau para alumi MF, HF, maupun SF  masuk dalam bursa legislatif mendatang, dan akhirnya dicoret, itu pertanda mereka berada di jalan yang benar. Ikhlaskan pencoretan itu!! Dan jangan sakit hati kalau orang lain justru dibiarkan masuk ke ruang  ’yang terhormat’,  karena  itu sudah tertulis tebal dalam  Capita Selecta Hasil Pendidikan Indonesia, dimana masyarakat diminta untuk selalu menyilang yang benar.  Jadi, apakah orang ikhlas tidak bisa masuk di lingkaran kekuasaan? Saya katakan bisa. Tapi ingat nasihat  Eyang  kita  ”Aja cedhak kebo gupak” Jangan mendekat kerbau kotor. Tafsirnya ada di hati Anda. Pertanyaan saya, sudah siapkah Anda berhimpit kulit  dengan kerbau kotor? Sebagai mantan wartawan saya mempunyai sederet data, orang orang yang ciri ciri keikhlasannya mulai meluntur setelah mereka berkubang di kancah kekuasaan. Tahun 2004 menjelang Pemilu Legislatif , saya menemui banyak orang yang pada awalnya memiliki ciri ciri  ikhlas. Mereka adalah caleg yang berada di ”nomor jadi”. Sayangnya, setelah jadi beneran, beberapa diantara mereka tidak mampu mempertahankan sikap ikhlasnya. <br />
<br />
Bagi para pejuang ikhlas, akan menjadi apa kita, sebenarnya terserah saja. Karena kita punya metode untuk mencapainya. Dan metode itu selaras dengan hukum alam dan hukum Tuhan. Pertanyaan penting lainnya adalah; setelah mampu menjadi sesuatu, akankah kita tetap mempertahankan jiwa ikhlas kita?? Sejujurnya, ketika kita bisa mewujudkan setiap hal yang kita inginkan, sebenarnya kita tidak lagi membutuhkan apapun. OK, jadi bagaimana dengan negara kita ini? Yang saya ingat cuma satu, yaitu komentar khas Gus Dur ”Begitu saja kok repot”. <br />
<br />
]]></description>
 <category>KUMPULAN ARTIKEL</category>
<comments>http://hypnotis.net/index.php?itemid=6</comments>
 <pubDate>Tue, 26 Feb 2008 23:28:40 -0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Spiritualitas Gender</title>
 <link>http://hypnotis.net/index.php?itemid=5</link>
<description><![CDATA[Diskursus gender selama ini baru berkutat di wilayah hak asasi kelompok  manusia yang disebut  perempuan, issu persamaan hak politik perempuan, redefinisi peran perempuan dalam rumah tangga, perlindungan perempuan, dan issu sekitar itu. Tulisan ini akan melengkapi diskursus yang pernah ada, dengan memaparkan seperti apakah ruh perempuan itu.Paparan  ini saya mulai  dari tahun 1929 ketika teknologi lensa pembesar mengalami lompatan yang menggetarkan. Edwin Hubell dari Observatorium Mount Willson California  mengumumkan hasil pengamatannya bahwa spektrum cahaya galaksi galaksi di sekitar kita makin lama bergerak ke cahaya berwarna merah. Warna merah dalam hukum fisika mengintrodusir pengertian bahwa benda benda itu semakin jauh. Artinya, alam semesta kita mengembang. <br />
<br />
Karena kita berada dalam semesta yang sedang mengembang, maka yang namanya jarak, ruang, dan waktu menjadi hal yang relatif. Apa yang sekarang kita sepakati sebagai ruang, jarak dan waktu adalah suka suka kita manusia saja. Albert Einstein menjelaskan dengan gamblang dalam teori relativitas. <br />
<br />
Masih membahas soal lensa yang sama, ternyata, kalau kita gunakan untuk melihat sebuah benda, kita akan menemukan kesimpulan yang sama. Sebuah banda (materi) apapun itu kalau kita sorot besar akan menunjukkan bahwa benda benda itu tersusun dari molekul molekul. Molekul tersusun dari bagian yang lebih kecil yang disebut atom. Atom tersusun dari bagian yang lebih kecil yang disebut partikel. Partikel tersusun dari bagian yang lebih kecil yang disebut Quanta. Dan, ternyata quanta (Quantum) hanyalah vibrasi energi. <br />
<br />
Kalau kita gunakan lensa itu untuk melihat manusia, kita akan mencapai kesimpulan bahwa yang cantik, yang ganteng, yang hitam atau yang  putih, yang sipit atau  yang melotot seperti bola pingpong ternyata hanyalah getaran energi quanta. Sama sama nol, sama sama kosong, hanya getaran energi semata. Pengertian ini bisa dipakai untuk membedah keanekaragaman kehidupan termasuk suku dan ras yang di Indonesia ini selalu menjadi issu yang hangat. Tetapi sesungguhnya suku dan ras itu tidak ada, oleh karena itu tidak significant untuk dibahas dan dipermasalahkan.  Saya lebih tertarik  membahas tingkat kehalusan energi quanta yang dimiliki kaum perempuan untuk membedakan energi quanta  kaum laki laki, karena disitulah spiritualitas gender akan lebih lezat untuk dinikmati. <br />
<br />
Pengertian pengertian yang berasal dari teori Fisika Quantum ini secara presisi saat ini bisa digunakan untuk melihat perilaku manusia. Erbe Sentanu  dalam bukunya Quantum Ikhlas mengkomparasikan dunia materi dengan perilaku manusia dalam sebuah diagram yang mudah dipahami. <br />
<br />
Semua yang solid, kasat mata, wadag, berasal dari sesuatu yang lebih halus dan tak kasat mata. Semua materi berasal dari vibrasi energi. Demikian juga nasib seseorang dibentuk oleh karakternya. Karakter dibentuk oleh kebiasaannya. Kabiasaan dimulai dari satu tindakan. Satu tindakan diawali oleh satu pemikiran. Satu pemikiran diawali dari rasa tertentu. Jadi nasib seseorang sesungguhnya tergantung dari alam perasaannya. Dengan demikian teori teori transformasi lama yang mengatakan nasib seseorang tergantung dari seberapa keras dia bekerja saat ini gugur. Tetapi nasib seseorang tergantung dari seberapa baik perasaannya. <br />
<br />
Peradaban manusia pelan pelan bergeser dan berorientasi kepada entitas yang lebih halus. Kita tahu manusia purba pada awalnya bertahan hidup dengan mengandalkan fisiknya. Manusia berevolusi, dari cara bertahan hidup menggunakan fisik, menjadi menggunakan akal budi (pikiran). Satu ciri masyarkat modern saat ini adalah menggunakan pikirannya untuk hidup. Orang orang di dunia modern  yang masih mengandalkan fisik untuk bertahan hidup tidak bisa serta merta dikategorikan sebagai manusia purba, tetapi mesti dipahami dalam konteks waktu yang relatif menurut Einstein. Mereka bagian dari evolusi  manusia, tetapi kebetulan berada di gerbong yang terakhir. <br />
<br />
Dari cara hidup yang mengandalkan fisik , saat inipun proses evolusi terus  terjadi. Manusia sedang berevolusi untuk bertahan hidup dengan perasaannya. Kesalahan kesalahan dari olah pikir manusia yang menjadi penyebab banyaknya  perang dan bencana semakin menunjukkan bahwa logika penuh dengan keterbatasan. Kalau kita amati, munculnya teori kearifan alam dalam ilmu lingkungan menunjukkan bahwa manusia ingin lebih berempati pada semesta. Mother Theresa pernah menolak  ajakan untuk mengikuti demo Anti Perang, Beliau mengatakan, “Kalau sampeyan mengajak saya untuk mengikuti unjukrasa damai saya mau datang” Apa beda demo Anti Perang dengan Unjuk rasa damai? Itu soal rasa belaka. Mahatma Gandi menolak untuk menyerah meskipun telah digebugi dua kali sampai klenger. Apa yang sedang diintrodusir beliau? Adalah puncak rasa dari segala rasa yang disebut cinta.<br />
<br />
Perempuan, dari “pabriknya” sudah di disain untuk bertahan hidup dengan menggunakan perasaan. Level quanta manusia perempuan lebih halus dari kaum laki laki. Perempuan lebih lekat dengan dunia ruh daripada laki laki yang cenderung rasional. Kita tahu bahwa perasaan adalah artikulasi dari ruh manusia. Ruh manusia berbicara melalui rasa. Siapapun yang pandai mendengarkan perasaannya akan mendengar   ruh nya. <br />
<br />
Jadi konsep kesetaraan gender yang selama ini kita pahami adalah sesuatu yang keliru dari kacamata spiritual. Perempuan sedikit lebih dasyat dari pada kaum lelaki, karena perempuan hidup di level quantum yang lebih subtil.  Mestinya  justru kaum laki laki yang menuntut persamaan gender kepada kaum perempuan, karena energi quanta laki laki kalah dasyat dibanding perempuan. Bahwa kaum perempuan saat ini nampak seperti subordinasi budaya maskulin, itu semata mata produk budaya kita saja. Itu suka suka kita manusia laki laki yang  sedang menutupi kelemahannya dihadapan perempuan. Kebetulan hasrat berkuasa laki laki didukung oleh budaya dan ajaran agama. <br />
<br />
Kepada kaum perempuan, berhentilah meniupkan isu kesetaraan gender, persamaan hak politik, dan emansipasi, karena itu semua merupakan langkah mundur bagi kaum Anda. Bersedialah kaum perempuan untuk tetap menjadi pemimpin spiritual bagi  keluarga dan masyarakat karena masyarakat kita nyaris kehilangan ruh kehidupan. <br />
<br />
Lihatlah, kaum laki laki saat inipun sedang berevolusi dan ber emansipasi untuk menjadi berperasaan seperti perempuan. Dan suatu saat nanti, ketika semua laki laki sudah pandai menggunakan rasa-nya seperti perempuan, kaum perempuan sudah berevolusi ke dunia spirit. Laki laki akan selalu kalah selangkah dengan perempuan.<br />
<br />
]]></description>
 <category>KUMPULAN ARTIKEL</category>
<comments>http://hypnotis.net/index.php?itemid=5</comments>
 <pubDate>Tue, 26 Feb 2008 23:04:16 -0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Tentang Ketergesaan</title>
 <link>http://hypnotis.net/index.php?itemid=4</link>
<description><![CDATA[TENTANG KETERGESAAN<br />
Wallace D Wattles<br />
<br />
<br />
Manusia hidup tidak bisa lepas dari masalah, entah itu rumah tangga, masalah pekerjaan, masalah sosial, fisik, keuangan dan lain sebagainya. Semua mendesak untuk segera diselesaikan. Mungkin Anda mempunyai utang yang harus segera dibayar, atau kewajiban lain untuk dipenuhi. Ketika itu anda berada dalam  keadaan disharmoni, dan merasa segala sesuatu harus dikerjakan dengan segera dan sekaligus. Menghadapi hal itu, kebanyakan kita menjadi panik , mengikuti dorongan superfisial dan meninggalkan kebijakan Tuhan. Keyakinan Anda seolah olah berkembang hebat, dan meminimalkan campur tangan Tuhan. Padahal, dalam kondisi semacam itu, sebetulnya Tuhan sama terlibatnya dengan ketika suasana lebih santai. Tuhan tidak mundur sedikitpun hanya karena beban Anda sangat berat.<br />
<br />
Ada kekuatan tak terhingga hidup dalam diri  Anda, dan kekuatan yang sama ada di semua hal yang Anda iginkan. Kekuatan itu membawa apapun yang  Anda inginkan, datang kepada Anda. Dan membawa Anda kepada apa yang Anda inginkan itu. Inilah prinsip yang harus Anda sadari di  dalam benak Anda. Proses tarik dorong Antara apa yang Anda pikirkan dengan apapun yang Anda inginkan itu sama kuatnya.  Oleh sebab itu, sebuah pikiran yang terus ditahan di dalam benak, pasti akan mendatangkan hal hal yang Anda inginkan, dan mengelompokkan mereka ke sekitar Anda. Sejauh Anda menahan pikiran Anda dengan benar, semua akan berjalan menurut pikiran Anda. Tidak ada yang bisa salah kecuali sikap pribadi Anda, dan sikap pribadi Anda tidak akan salah jika Anda percaya dan tidak takut. <br />
<br />
Ketergesaan adalah ungkapan perasaan takut. Mereka yang tidak takut memiliki banyak waktu. Jika Anda bertindak dengan keyakinan yang sempurna, terhadap persepsi kebenaran Anda sendiri, Anda tidak akan pernah terlalu cepat atau terlalu lambat. Dan tidak akan ada yang salah. Jika segalanya tampak salah, jangan terganggu di dalam benak. Itu hanya tampilan luar. Tidak ada sesuatu yang bisa salah di dunia ini kecuali pikiran  Anda sendiri. Dan Anda bisa salah kalau memasuki sikap mental yang keliru. Manakala Anda menemukan diri Anda merasa bersemangat, khawatir, atau memasuki sikap mental tegesa gesa, duduklah dan pikirkanlah kembali ; lakukan permainan apa saja, atau berliburlah. Pergilah melakukan perjalanan dan semua akan baik ketika Anda kembali. Begitu Anda masuk ke sikap mental tergesa gesa, Anda keluar dari sikap mental kehebatan. Ketergaesaan dan takut akan memutuskan hubugan Anda dengan akal universal. Anda tidak akan mendapat daya, kebijaksanaan, dan informasi sampai Anda tenang kembali. Dan jatuh ke sikap tergesa melenyapkan  prinsip kekuatan di dalam diri Anda.  Rasa takut mengubah kekuatan menjani kelemahan.<br />
<br />
Ingatlah sikap yang tenang dan kekuatan adalah dua hal yang tidak terpisah. Akal yang tenang dan seimbang adalah akal yang kuat dan hebat. Akal yang tergesa dan gelisah adalah akal yang lemah. Manakala Anda jatuh ke sikap mental tergesa, Anda perlu tahu bahwa Anda telah kehilangan sudut pandang yang benar. Anda mulai memandang dunia atau sebagian dunia sebagai sesuatu yang tidak beres. Pada saat saat seperti ini pertimbangkanlah bahwa dunia beserta seisinya adalah sempurna. Tidak ada yang tidak beres, tidak ada yang bisa salah, tenanglah, gembiralah, miliki keyakinan kepada Tuhan.<br />
<br />
(The Science of  Being Great)<br />
]]></description>
 <category>KUMPULAN ARTIKEL</category>
<comments>http://hypnotis.net/index.php?itemid=4</comments>
 <pubDate>Mon, 11 Feb 2008 21:40:40 -0700</pubDate>
</item><item>
 <title>Indonesian Hypnosis Training Center</title>
 <link>http://hypnotis.net/index.php?itemid=1</link>
<description><![CDATA[Situs ini diperuntukkan bagi Anda yang ingin menyelami dunia spiritual melalui pintu gerbang Hypnosis. Anda tahu, Hypnosis adalah perkara mengelola pikiran {pikiran sendiri maupun pikiran orang lain). Dan pikiran adalah realitas subtle level pertama dari manusia. Setelah pikiran ada realitas yang lebih halus yang disebut jiwa. Yang paling halus  adalah Ruh. Siapapun yang ingin sampai pada realitas ruh harus melalui realitas yang lebih "kasar", yaitu pikiran dan jiwa. <br />
<br />
IHTC sebagai operator dari situs ini akan menghadirkan berbagai wacana menuju realitas spiritual itu. Anda diundang untuk menyatukan  pendapat di situis ini. Silaturahmi bisa disampaikan melalui email info@hypnotis.net<br />
<br />
<div class="leftbox"></div><div class="leftbox"></div><div style="text-align: left"></div>R Budi Sarwono<br />
<br />
Adalah mantan wartawan media elekronik di Semarang. Setelah  terjebak begitu lama dalam kehidupan yang profan, ia menekuni dunia spirit melalui Hypnosis. Pada awalnya ia belajar kepada Yan Nurindra, seorang Hypnotist senior yang telah malang melintang didunia ini. Kemudian, tahun 2006, ia berguru kepada Calvin Banyan, tokoh papan atas di NGH- National Guilt of Hypnotists USA.  Melalui  Banyan Hypnosis Centre-California, ia memperoleh sertifikasi internasional di bidang Hypnotherapi (NGH, certified hypnotherapist). <br />
<br />
Markas besar IHTC berada di sebuah kota kecil bernama Ambarawa. Disanalah segala kegiatan direncanakan dan dilaksanakan. Disitu juga berdisi sebuah klinik Hypnotherapi yang siap melayani siapapun yang membutuhkannya ]]></description>
 <category>HALAMAN DEPAN</category>
<comments>http://hypnotis.net/index.php?itemid=1</comments>
 <pubDate>Thu, 17 Jan 2008 00:41:38 -0700</pubDate>
</item>
  </channel>
</rss>